WONOSOBO - Kegiatan sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsoed yang dilaksanakan oleh mahasiswa bersama KWT Mawar Kagungan di Desa Gumelar pada tanggal 13 Januari 2026 menjadi salah satu wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan kapasitas kelompok tani perempuan melalui pendekatan terintegrasi antara pertanian berkelanjutan dan pengembangan ekonomi lokal, di mana sosialisasi ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan penyampaian materi, tetapi juga sebagai ruang diskusi dan pembelajaran bersama terkait implementasi sederhana sistem pertanian organik yang dapat langsung diterapkan sesuai kondisi dan potensi desa, dengan menekankan pemanfaatan sumber daya lokal agar masyarakat mampu mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia sintetis yang selama ini dinilai berbiaya tinggi serta berdampak kurang baik terhadap lingkungan dan kesehatan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan praktik pembuatan biopestisida nabati dari bahan-bahan alami yang mudah diperoleh di sekitar desa, seperti tanaman rempah dan dedaunan tertentu, sebagai solusi pengendalian hama yang lebih aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus pelatihan pembuatan biofertilizer dari limbah organik rumah tangga dan sisa hasil pertanian melalui proses fermentasi sederhana yang bertujuan meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kualitas lahan pertanian, serta menekan biaya produksi, sehingga hasil pertanian yang dihasilkan diharapkan lebih sehat dan bernilai jual lebih tinggi, dan sebagai bentuk penguatan hilir dari kegiatan pertanian tersebut, mahasiswa KKN juga memberikan materi branding dan digital marketing yang meliputi pengenalan pentingnya identitas produk, penentuan nama dan kemasan yang menarik, hingga pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk pertanian dan olahan hasil tani KWT Mawar Kagungan, sehingga kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang pertanian organik, tetapi juga mendorong kemandirian kelompok dalam mengelola usaha, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat peran perempuan desa sebagai penggerak ekonomi lokal, dengan harapan program ini dapat menjadi langkah awal terciptanya sistem pertanian dan usaha desa yang berkelanjutan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat Desa Gumelar secara berkelanjutan.